Flyover
Flyover KH Noer Ali Summarecon Bekasi merupakan bukti nyata komitmen Summarecon Bekasi terhadap pembangunan Kota Bekasi. Pembangunan Flyover KH Noer Ali Summarecon Bekasi merupakan perwujudan salah satu corporate value Summarecon yakni memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Menghubungkan Kota Bekasi bagian Selatan dengan Kota Bekasi Bagian Utara, Flyover KH Noer Ali Summarecon Bekasi terbentang indah dari Jl. Ahmad Yani sebagai jalan protokol, melewati jalur kereta api di bawahnya, hingga jalan Bulevar Ahmad Yani kota Summarecon Bekasi. Tentunya, flyover ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat umum.

Flyover KH Noer Ali Summarecon Bekasi sepanjang 1 km memiliki bentang jembatan sepanjang 130 m dengan 4 jalur jalan dan lebar keseluruhan mencapai 22 m. Pembangunan Flyover KH Noer Ali Summarecon Bekasi menggunakan teknik balanced cantilever dengan bentang jembatan dibangun tanpa tiang penyangga yang melintas di atas rel kereta api. Sebagai salah satu flyover terpanjang di Indonesia dengan sistem balanced cantilever, setelah Jembatan Rajamandala, Flyover KH Noer Ali Summarecon Bekasi hadir sebagai solusi penting dalam kelancaran arus lalu lintas antara wilayah Utara dan Selatan Kota Bekasi.

Pemancangan Pertama dilakukan 10 Maret 2010 oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Setelah melalui serangkaian pematangan konsep, maka pada 30 Maret 2012 pembangunannya baru dimulai. Dan akhirnya pada 13 April 2013 Flyover KH Noer Ali Summarecon Bekasi diresmikan oleh Menteri Pekerjaan Umum RI. Dengan rancangan berkelok yang membentang indah, flyover ini akan menjadi icon bagi keberadaan kota Summarecon Bekasi. Dengan ukuran dan arsitektur yang fenomenal tersebut maka Flyover KH Noer Ali Summarecon Bekasi akan menjadi kebanggaan baru bagi warga Bekasi.