5 Tips Aman Menghindari Resiko Pencurian Mobil

21 Apr 2016

Beragam modus pencurian mobil hingga saat ini masih terus membayangi para pengemudi ketika hendak memarkir kendaraannya. Bahkan pihak Divisi Humas Mabes Polri melalui akun Facebook resminya,menyebutkan bahwa proses pencuri mobil dalam melancarkan aksinya memakan waktu tak lebih dari dua menit saja. Lebih dari itu, kebanyakan mereka akan mengurungkan niat sebab risiko tertangkap tangan akan semakin tinggi. Untuk menghindari hal semacam itu berikut adalah 5 tips aman untuk menghindari resiko kehilangan kendaraan kesayangan Anda seperti dilansir dari otosia.

1. Memasang Alarm

Menjadi salah satu langkah paling pasti dalam mencegah tindak pencurian mobil, ternyata memasang alarm juga tak boleh sembarangan. Kalau instalasi alarm dirangkai secara terbuka, sejumlah pencuri yang cukup canggih rupanya masih mampu mengakali alarm tersebut dengan memotong instalasinya. Oleh karena itu, buatlah rangkaian instalasi alarm yang tertutup dan tersembunyi.

2. Kunci Rahasia

Memasang kunci rahasia juga menjadi salah satu opsi paling populer untuk mengamankan kendaraan selain alarm. Untuk pemasangannya, pilih posisi yang tersembunyi namun tak jauh dari jangkauan tangan Anda. Hal ini untuk menghindari keberadaan kunci tersebut oleh mereka yang mengincar mobil Anda.

3. Titipkan Pada Petugas Parkir

Jika memarkirkan mobil Anda di tempat parkir yang memiliki petugas parkir, sapa dan titipkan pada petugas tersebut. Dengan begitu, secara psikologis si petugas yang disapa dan dititipi dengan sopan akan mengingat dan menggandakan pengawasan terhadap mobil Anda.

4. Perhatikan Jasa Valet

Jasa valet yang ditawarkan di tempat yang sudah pasti bonafid dan aman mungkin tak masalah. Tapi kalau sedikit saja Anda ragu, lebih baik parkirkan sendiri mobil Anda. Seandainya tak ada pilihan lain, jangan sampai meninggalkan STNK di dalam kendaraan.

5. Bengkel Terpercaya

Selalu gunakan jasa bengkel langganan atau yang sudah dikenal kualitas dan reputasinya. Demi menghindari mobil Anda jadi korban para bengkel nakal mempunyai niat buruk.