Tips Cara Menjaga Kondisi Rem Mobil

07 Jan 2016


Brake cleaner kini banyak dijual dipasaran. Apa fungsi dari cairan aftermarket ini? Dan bagaimana cara menggunakannya? Berikut tips cara menjaga kondisi rem mobil.

Bila Anda memperhatikan pelek mobil Anda setelah menempuh perjalanan jauh, maka akan terlihat pelek yang kotor akibat banyak debu menempel. Selain debu jalanan, kampas rem pun menjadi salah satu penyebab kotornya pelek tersebut.Nah artinya, gesekan antar kampas rem dan piringan rem atau cakram akan menghasilkan debu. Bukan tidak mungkin, debu dan kotoran jalanan pun dapat melekat pada sistem rem yang dapat menyebabkan rem berbunyi ketika pedal rem diinjak. Hal ini tentu akan menggangu kenyamanan berkendara.

Debu dan kotoran jalanan yang melekat pada sistem rem pun memiliki potensi untuk merusak cakram. Baret pada piringan rem menjadi dampak dari kerusakan yang diakibatkan oleh debu dan kotoran jalanan.Disinilah peran brake cleaner. Tanpa perlu mem­bongkar, Anda dapat membersihkan peranti deselerasi di mobil Anda dengan mudah dan cepat. Bila proses ini dilakukan secara berkala, otomatis sistem rem akan selalu dalam kondisi optimal dan usia pakai dari cakram pun akan semakin lebih lama.Berbagai merek brake cleaner dijual di toko onderdil. Cairan ini sama saja dengan yang lainnya. Cairannya tidak berbahaya hanya tinggal menyemprotkan saja. Brake Cleaner juga banyak dijual di toko aftermarket dan harga masih terjangkau sekitar Rp 30-60 ribu. Inilah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan sendiri untuk membersihkan peranti rem di mobil Anda.

Rem Cakram

Beruntunglah bagi pemilik mobil yang memiliki desain pelek alloy berongga. Dengan kaliper rem di roda yang terlihat, otomatis brake cleaner dapat langsung disemprotkan ke bagian tersebut. Sifatnya yang melarutkan debu dan minyak pada komponen tersebut, dapat langsung bekerja secara efektif. Bila mobil Anda masih mengunakan pelek konvensional atau desain pelek yang menutupi kaliper, mau tak mau, Anda harus melepaskan roda terlebih dahulu agar dapat membersihkan peranti rem dengan optimal. Pilihan lainnya, perlu mengulangi proses penyemprotan ini hingga dua sampai tiga kali, untuk memperoleh hasil yang optimal.

Rem Tromol

Inilah kelemahan dari rem jenis tromol. Memang dalam kemampuan pengereman, rem tromol jauh lebih pakem dari rem jenis cakram, namun proses pelepasan panas dan kotoran menjadi kendala dari rem jenis ini.Untuk itu, tak ada cara lain kecuali membongkarnya untuk membersihkan peranti rem dari debu kampas itu sendiri. Bagian tromol pun perlu dibuka terlebih dahulu dengan mengetuknya dengan palu secara perlahan. Jadi kami tidak merekomendasikan untuk dikerjakan sendiri tanpa bantuan mekanik berpengalaman, kecuali memiliki kemampuan teknis memadai.

Cek kondisi kendaraan Anda di deretan bengkel terpercaya yang terdapat di AXC (Auto eXhibition Center) Summarecon Bekasi. Jl. Bulevar Timur (seberang Summarecon Mal Bekasi) Telepon : 021 886 6666 / 087 887 7886 97 Map

sumber: autobild.co.id